Diterbitkan pada jurnal undiksa jurusan bimbingan konseling di Singaraja oleh universitas pendidikan Ganesha dengan fakultas ilmu pendidikan. Pada volume 2 No 1 tahun 2014. Dan diisusun oleh I Nyoman Oka mudana, I Ketut Dharsana, Kadek Suranata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui yang pertama bagaimana deskripsi hasil pengamatan awal kondisi kesadaran diri dalam belajar siswa SMP negeri 4 Singaraja, yang kedua apakah terjadi peningkatan kesadaran diri dalam belajar siswa kelas 7 A1 SMP negeri 4 Singaraja yang telah diberikan konseling g-stard dengan teknik reframing pada siklus pertama dan yang ketiga apakah terjadi peningkatan kesadaran diri dalam belajar siswa kelas 7 A1 SMP negeri 4 Singaraja setelah diberi konseling dengan teknik pada siklus kedua. Masing-masing siklus ini terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan dan pengamatan dan refleksi. Pada penelitian ini subjek penelitian ada 28 siswa yang terdiri dari 19 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki.
Hasil yang didapat dari observasi dan pengumpulan data menggunakan kuisioner kesadaran diri dalam belajar observasi dan wawancara penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran diri dalam belajar siswa dengan rata-rata skor awal 58% menjadi 81% pada siklus pertama. Dan peningkatan dari 81% menjadi 88% pada siklus kedua. Pada teknik ini sudah bagus digunakan teknik reframing namun teknik ini membutuhkan waktu yang lama untuk mengubah atau di terapkan pada siswa dan tidak semua siswa dapat memiliki ketrampilan ini. Teknik reframing juga tidak dapat digunakan pada semua masalah.
Digunakannya teknik ini untuk mengubah cara siswa yang salah dalam melakukan kegiatan. Membantu siswa melihat situasi dari sudut pandang lain yang membuat tidak terlalu problematik dan lebih norma. Dengan demikian siswa dapat lebih terbuka. Berdasarkan pada hasil penelitian tindakan yang telah dilaksanakan kepada subyek penelitian, dapat disimpulkan, Berdasarkan hasil pengamatan awal, terdapat ada beberapa siswa yang memiliki kesadaran diri dalam belajar yang rendah. Dimana kesadaran diri siswa dalam belajar yang rendah dilihat berdasarkan indikator-indikator kesadaran diri dalam belajar yang digunakan. Berdasarkan hasil dari analisis, dapat ditarik kesimpulan bahwa terjadi peningkatan skor kesadaran diri dalam belajar siswa kelas VIII A1 SMP Negeri 4 Singaraja setelah diberi konseling gestalt dengan teknik reframing pada siklus I. Ini dapat terlihat dari hasil analisis kuisioner yang menunjukkan pada data awal, kesadaran diri siswa dalam belajar yaitu sebesar 58,93% (kesadaran diri dalam belajar yang rendah). Kemudian meningkat menjadi 81,73% (kesadaran diri dalam belajar yang tinggi) setelah treatmen diberikan pada siklus I
Daftar Pustaka
Mudana I Nyoman Oka, I Ketut Dharsana, Kadek Suranata, Tahun 2014 Vol.02 No.1. Judul Penerapan Konseling Gestalt Dengan Teknik Reframing Untuk Meningkatkan Kesadaran Diri Dalam Belajar Siswa Kelas VII A1 SMPN 4 Singaraja tahun ajaran 2013/2014.Singaraja Indonesia . e-journal Undiksa Jurusan Bimbingan Konseling.
