Terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) Untuk Meredakan Gangguan Cemas Menyeluruh Pada Subjek Dewasa

       Diterbitkan pada jurnal Ilmiah Indonesia (Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jawa Timur, Indonesia) pada volume 6 nomor 5 Mei 2021 pada halaman 2251-2264, penulisnya yakni Karina Kandhi Krisnawardhani dan IGAA Noviekayati.

       Penelitian ini bertujuan untuk melakukan intervensi pada subjek dewasa yang mengalami gangguan cemas menyeluruh di UPTD Puskesmas Gundih Surabaya. Peneliti memberikan intervensi berupa teknik tapping yang dikenal dengan SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique), sebagai media untuk meredakan gangguan cemas menyeluruh pada subjek dewasa. Terapi ini diyakini mampu menurunkan tingkat kecemasan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimen dengan pendekatan studi kasus. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pengintegrasian semua hasil assesment (observasi, wawancara dan tes psikologi), serta studi dokumentasi.

       Pelaksanaan intervensi menggunakan teknik Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) pada subjek dilakukan dalam sepuluh sesi pertemuan. Pelaksanaan intervensi dijelaskan sebagai berikut:

  • Pembentukan rapport menggunakan metode observasi dan wawancara.
  • Pengenalan terapi dengan metode Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) menggunakan metode doskusi.
  • Pre-test
  • Memulai terapi dengan metode Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dan psikoedukasi menggunakan metode The Set-Up
  • Terapi dengan metode Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dan psikoedukasi menggunakan metode The Set-Up, The Tune-In, The Tapping.
  • Psikoedukasi dan penugasan (melakukan SEFT secara mandiri) menggunakan metode penyuluhan dan observasi.
  • Monitoring menggunakan metode wawancara dan observasi.
  • Monitoring menggunakan metode wawancara dan observasi.
  • Post-tes dan evaluasi menggunakan metode Observasi, kuesioner, wawancara.
  • Psikoedukasi dan menentukan tidak lanjut menggunakan metode penyuluhan dan diskusi.

       Hasil sementara penelitian menunjukkan bahwa subjek yang menggunakan SEFT tidak lagi mengalami gangguan atau sakit fisik yang terkait dengan kecemasan. Ini menunjukkan potensi SEFT untuk mempengaruhi kesejahteraan fisik subjek. SEFT mengandalkan subjek untuk melakukannya sendiri di rumah saat kecemasan muncul. Hal ini dapat menjadi tantangan bagi beberapa orang yang tidak merasa yakin atau tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya secara mandiri.

       Seperti diketahui bahwasanya Teknik SEFT cukup efektif sebagai media untuk meredakan gangguan cemas menyeluruh pada perempuan dewasa. Berdasarkan hasil assesment yang dilakukan maka pada kasus ini digunakan teknik Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk dapat membantu subjek dalam meredakan gangguan cemasan menyeluruh yang dialaminya. SEFT adalah salah satu varian dari satu cabang ilmu baru yang dinamai Energy Psychology. Energy Psychology adalah seperengkat prinsip dan teknik memanfaatkan sistem energi tubuh untuk memperbaiki kondisi pikiran, emosi dan perilaku. SEFT baik digunakan sebagai terapi bagi penderita gangguang cemasan menyeluruh

       Peneliti menggunakan metode Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk dapat mengurangi atau menghilangkan kecemasan pada subjek. Metode tersebut diajarkan oleh peneliti pada subjek agar subjek mampu secara mandiri melakukan di rumah saat kecemasannya datang.Setelah dilakukan proses intervensi Spiritual Emotional Freedom Technique(SEFT) pada subjek, didapatkan hasil sementara bahwa subjek tidak lagi mengalami kecemasan karena mampu dalam mengatasi kecemasannya, lebih berfikir positif dan dapat mengontrol emosi. Hal tersebut membuat subjek tidak lagi mengalami gangguan atau sakit secara fisik. Dengan melakukan dan memiliki kemampuan dalam melakukan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) secara mandiri, subjek lebih ikhlas, bersyukur dan pasrah, tidak lagi mencemaskan masalalu dan masa depannya.

DAFTAR PUSTAKA

Krisnawardhani, K. K., & Noviekayati, I. G. A. A. (2021). Terapi Seft (Spiritual Emotional Freedom Technique) untuk Meredakan Gangguan Cemas Menyeluruh pada Subjek Dewasa. Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(5), 2251-2264. https://jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/1263

Bagikan ke

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *