Konseling Singkat Berfokus Solusi Untuk Mengurangi Burnout Selama Belajar Dari Rumah Pada Siswa

Artikel dengan judul “ Konseling Singkat Berfokus Solusi untuk Mengurangi Burnout Selama Belajar dari Rumah pada Siswa ”. Diterbitkan pada Indonesia Journal of Guidance and Counseling pada tanggal 28 Desember 2021 pada volume 2 nomor 2 pada halaman 166-177, penulisnya yakni Fitriyah Fitriyah, Erfan Ramadhani, Syaka Purnama Sari dari Universitas PGRI Palembang.

Artikel ini membahas fenomena burnout pada siswa selama pembelajaran online akibat pandemi COVID-19. Studi ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling berfokus pada solusi menggunakan strategi konseling kelompok untuk mengurangi burnout pada siswa saat belajar dari rumah. Metode penelitian yang digunakan adalah Desain Pra-Eksperimental, dalam bentuk desain pretest-posttest satu kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling singkat berfokus pada solusi efektif dalam mengurangi burnout siswa. Artikel ini juga menyoroti tantangan pembelajaran online dan pentingnya konseling dalam mengatasi burnout. Artikel ini membahas Pendekatan Konseling Berfokus pada Solusi Singkat (SFBC) sebagai pendekatan konseling untuk mengurangi burnout selama pembelajaran jarak jauh bagi siswa SMA. SFBC adalah pendekatan pasca-modern yang berfokus pada kompetensi, kekuatan, kemungkinan, dan upaya solusi klien. Artikel ini menjelaskan teknik yang digunakan dalam SFBC, seperti pertanyaan pengecualian, pertanyaan keajaiban, pertanyaan skala, tugas sesi pertama formula, umpan balik, dan pertanyaan perubahan pra-sesi. Burnout dalam pembelajaran didefinisikan sebagai keadaan kelelahan fisik dan emosional akibat tekanan atau tuntutan yang dapat menyebabkan malas, lambat, dan bosan. Artikel ini juga membahas penyebab burnout di sekolah dan manfaat konseling kelompok. Penelitian yang dilakukan adalah studi eksperimental menggunakan desain pra-eksperimen dengan desain pretest-posttest satu kelompok. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert untuk mengukur tingkat burnout pada siswa sebelum dan setelah sesi konseling singkat berfokus pada solusi. Hasil penelitian menunjukkan penurunan yang signifikan dalam tingkat burnout setelah sesi konseling, dengan siswa beralih dari tingkat burnout yang tinggi menjadi burnout yang sedang. Konseling singkat berfokus solusi terbukti efektif untuk mengurangi burnout siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan pengujian Z hitung (2.032) > Z table (0,0202) dan nilai sig (0.042) < 0.05.

KEKURANGAN

Menurut hasil baca saya beberapa kekurangan yang mungkin dapat diidentifikasi dari artikel ini adalah:

1. Artikel ini tidak memberikan informasi tentang sampel penelitian yang digunakan dalam studi eksperimental yang dilakukan untuk menguji efektivitas konseling singkat berfokus pada solusi dalam mengurangi burnout pada siswa.

2. Artikel ini tidak memberikan informasi tentang durasi atau jumlah sesi konseling singkat berfokus pada solusi yang diberikan kepada siswa dalam studi eksperimental.

3. Artikel ini tidak memberikan informasi tentang bagaimana konseling singkat berfokus pada solusi dapat diadaptasi atau diterapkan dalam konteks pembelajaran online.

4. Artikel ini tidak memberikan informasi tentang bagaimana konseling kelompok dapat diorganisir atau diimplementasikan dalam konteks pembelajaran online.

5. Artikel ini tidak memberikan informasi tentang bagaimana siswa dapat mengakses layanan konseling kelompok atau konseling singkat berfokus pada solusi selama pembelajaran online.

6. Artikel ini tidak memberikan informasi tentang bagaimana sekolah atau institusi pendidikan dapat memfasilitasi atau mendukung layanan konseling kelompok atau konseling singkat berfokus pada solusi selama pembelajaran online.

7. Artikel ini tidak memberikan informasi tentang bagaimana konseling kelompok atau konseling singkat berfokus pada solusi dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum atau program pembelajaran untuk mengurangi tingkat burnout siswa.

KELEBIHAN

Menurut hasil membaca saya secara objektif beberapa kelebihan yang mungkin dapat diidentifikasi dari artikel ini adalah:

1. Artikel ini membahas topik yang relevan dan penting, yaitu burnout pada siswa selama pembelajaran online akibat pandemi COVID-19.

2. Artikel ini memberikan solusi yang efektif dalam mengurangi burnout pada siswa, yaitu konseling singkat berfokus pada solusi menggunakan strategi konseling kelompok.

3. Artikel ini memberikan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami tentang konsep burnout, penyebabnya, dan manfaat konseling kelompok.

4. Artikel ini memberikan referensi dari penelitian sebelumnya yang mendukung efektivitas konseling singkat berfokus pada solusi dalam mengurangi burnout pada siswa.

5. Artikel ini juga memberikan informasi tentang teknik yang digunakan dalam pendekatan konseling berfokus solusi singkat (SFBC), yang dapat membantu pembaca memahami lebih lanjut tentang pendekatan ini.

6. Artikel ini memberikan saran untuk penelitian selanjutnya, yaitu untuk meneliti penerapan konseling singkat berfokus pada solusi secara daring atau menggunakan media online.

7. Artikel ini memberikan informasi tentang strategi konseling kelompok dan manfaatnya dalam mengatasi masalah belajar siswa.

8. Artikel ini memberikan referensi dari penelitian sebelumnya yang mendukung efektivitas konseling kelompok dalam meningkatkan engagement siswa dan mengurangi tingkat burnout belajar.

9. Artikel ini memberikan informasi tentang jumlah anggota ideal dalam kelompok konseling, yang dapat membantu pembaca dalam merencanakan kelompok konseling yang efektif.

Berdasarkan artikel yang disajikan, dapat disimpulkan bahwa konseling singkat berfokus pada solusi efektif dalam mengurangi burnout pada siswa selama pembelajaran online akibat pandemi COVID-19. Studi eksperimental yang dilakukan menunjukkan adanya penurunan yang signifikan dalam tingkat burnout setelah siswa mengikuti sesi konseling singkat berfokus pada solusi. Artikel ini juga menyoroti pentingnya konseling kelompok dalam mengatasi masalah belajar siswa dan memberikan informasi tentang teknik yang digunakan dalam pendekatan konseling berfokus pada solusi singkat (SFBC). Hasil penelitian ini juga memiliki kesamaan dengan hasil penelitian sebelumnya yang membuktikan efektivitas konseling singkat berfokus pada solusi dalam meningkatkan engagement siswa dalam pembelajaran dan dapat diterapkan untuk menangani berbagai macam permasalahan siswa di sekolah. Namun, artikel ini juga memiliki beberapa kekurangan, seperti tidak memberikan informasi tentang sampel penelitian yang digunakan dan bagaimana konseling dapat diadaptasi atau diterapkan dalam konteks pembelajaran online. (YRSP)

DAFTAR PUSTAKA

Fitriyah.F, Erfan Ramadhan, Syska Purnama Sari. (2021) “ Konseling singkat Berfokus Solusi Untuk Mengurangi Burnout Selama belajar dari Rumah pada Siswa ”. Dipublikasikan pada tanggal 28 Desember 2021, oleh Counsenesia  Indonesian Journal of Guidance and Counseling pada Volume.2,  Nomor. 2, Halaman 166-177. Diakses pada tgl 10 Juni 2023, pukul 21.45 WIB.  http://ejournal.utp.ac.id/index.php/CIJGC/article/download/1651/520521304

Bagikan ke

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *