Efektivitas Konseling Kelompok Cognitive Behavior Therapy Teknik Cognitive Restructuring Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa

Diterbitkan : Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Dan Psikologi Universitas Pendidikan Mandalika. Volume/Nomor : 7/2, Halaman : 1642-1845, Penulis : Bimantara Wahyu Adi, Akhmad Fajar Prasetya, dan  I  Made  Sonny Gunawan.

Penelitian di dalam jurnal ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas konseling kelompok cognitive behavior therapy (CBT) teknik cognitive restucturing. Yang dimana teknik ini digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas  XI  SMK  Negeri 6 Yogyakarta. Sampel yang digunakan merupakan siswa kelas  XI  Tata Busana yang memiliki angket motivasi belajar rendah.

Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah angket motivasi belajar siswa dan wawancara. Dalam jurnal ini juga di jelas bahwa siswa yang memiliki motivasi belajar rendah akan mendapatkan konseling kelompok cognitive restucturing yang layanan konseling tersebut akan berjalan sekitar 45 menit.

Penelitian ini juga menemukan atau memberikan sebuah cara bahwa teknik cognitive restucturing efektif untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa. Jurnal ini juga bisa menjadi rekomendasi penggunaan teknik cognitive restucturing dalam memberikan layanan konseling pada siswa. Oleh karena itu, jurnal ini sangat memberikan informasi yang berguna mengenai penggunaan teknik cognitive restucturing dalam upaya meningkatkan motivasi belajar dan merekomendasikan teknik ini untuk kegiatan layanan bimbingan dan konseling.

Dari penelitian jurnal ini memiliki kekurangan yaitu, junal ini hanya diteliti pada kelas  XI  saja  dan  hanya di satu sekolah. Dimana kita perlu melihat efektifitas teknik ini pada  sekolah lain apakah juga efektif untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa. Kekurangan selanjutnya adalah penelitian ini hanya dilakukan di 2 kelas  tata busana tidak dilakukan pada seluruh siswa sekolah, dimana jika penelitian ini dilakukan pada seluruh siswa kita tau apakah teknik ini benar-benar efektif. Bisa jadi teknik ini efektif pada2 kelas  yang dilakukan uji coba  belum tentu efektif pada kelas lain.

Teknik cognitive restucturing sendiri memiliki arti serangkaian kegiatan meneliti dan menilai keyakinan yang konseli miliki saat ini untuk memahami bagaimana keyakinannya, apakah dinilai rasional atau tidak rasional, malalui proses yang objektif dari penilaian yang berhubungan dengan pikiran, perasaan dan  tindakan. Dalam jurnal ini penelitian yang dilakukan dengan teknik cognitive restucturing pada siswa berhasil dimana siswa mengalami meningkatkan motivasi belajar  dari yang sebelumnya rendah  menjadi  tinggi. Teknik ini juga berhasil mengubah pikiran yang salah, dan mengganti dengan pikiran yang lebih baik.

Kelebihan selanjutnya dari jurnal ini  adalah metode yang digunakan dalam melakukan penelitian yaitu quasi eksperimen. Selanjutnya data dari nilai pretest dan postest yang dianalisis dengan SPSS 26. Di dalam jurnal peneliti juga menyarankan untuk melakukan penelitian yang lebih mendalam lagi baik dengan teknik ini ataupun dengan teknik lain.

KESIMPULAN

Simpulkan dari penelitian ini adalah adanya kenaikan motivasi belajar siswa setelah dilakukan layanan bimbingan kelompok dengan teknik  cognitive restucturing. Jadi bisa dibilang bahwa teknik ini efektif untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa di  SMK Negeri  6 Yogyakarta. Ada beberapa faktor yang membuat rendahnya motivasi belajar pada siswa yang pertama adalah diri sendiri yang tidak memiliki motivasi dalam belajar, mereka merasa tidak memiliki impian dalam belajar atau merasa tidak pintar. Kedua adalah faktor ekonomi, menurut mereka ekonomi yang sulit akan menghambat mereka untuk melanjutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi. Ketiga adalah faktor lingkungan, pergaulan siswa yang baik pasti akan memberikan pegaruh yang baik pula pada siswa begitupun sebaliknya. Dan terakhir adalah faktor guru, metode pembelajaran yang diberikan guru bisa menjadi alasan siswa tidak memiliki motivasi dalam belajar seperti guru yang kurang kreatif ataupun monoton saat mengajar. (MP)

DAFTAR PUSTAKA

Adi, B. W., Prasetya, A. F., & Gunawan, I. M. S. (2022). EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA. Realita: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(2), 1774-1781.

Bagikan ke

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *