“KONSELING KELOMPOK GESTALT DENGAN TEKNIK ROLE REVERSAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN TENTANG SELF-MANAGEMENT DALAM BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII DI SMP”

PROFIL ARTIKEL

Artikel ini diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Jurnal Bimbingan Konseling, April 2019 pada Volume 3 nomor 1halaman 18-25. Ditulis oleh Depie dan M. Fatchurahman.

ULASAN DAN SINOPSIS

Tahu kah kalian? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman tentang Self-Management dalam belajar pada peserta didik dapat ditingkatkan melalui konseling kelompok Gestalt dengan teknik role reversal.

Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 8 peserta didik terdiri dari 3 peserta didik berkategori rendah dan 5 peserta didik berkategori sedang pada peserta didik SMP kelas VIII. Peserta didik harus mencapai tugas-tugas perkembangan secara optimal. Peserta didik SMP yang berada pada remaja awal memerlukan perhatian dikarenakan pada masa ini peserta didik mengalami transisi. Masa remaja merupakan masa transisi atau masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa, pada masa ini individu mengalami berbagai perubahan, baik fisik maupun psikis. Selain itu remaja juga berubah secara kognitif dan mulai mampu berpikir abstrak seperti orang dewasa.

Fokus dari tahapan ini adalah penerimaan terhadap bentuk dan kondisi fisik serta adanya konformitas yang kuat dengan teman sebaya. Peserta didik SMP mengalami perkembangan fisik, psikis dan emosional. Peserta didik yang cenderung mampu memanajemen diri telah mengalami kematangan perkembangan emosional menurut Gottman (Nurnaningsih, 2011: 269) individu yang memiliki kemampuan kecerdasan emosional yang lebih baik, dapat menjadi lebih terampil dalam menenangkan dirinya dengan cepat, lebih terampil dalam memusatkan perhatian, lebih baik dalam berhubungan dengan orang lain, lebih cakap dalam memahami orang lain dan untuk kerja akademis di sekolah lebih baik. Peserta didik yang belum mencapai perkembangan emosional dengan baik akan berpemahaman negatif seperti peserta didik cenderung memiliki pemahaman tentang self- management dalam belajar kurang baik. Peserta didik mampu memanajemen diri (self-management) saat Proses Belajar Mengajar (PBM) merupakan pemahaman positif.

Berdasarkan fenomena yang terjadi di SMP Nasional Palangka Raya peneliti ingin melakukan penelitian untuk meningkatkan pemahaman tentang self-management dalam belajar, melalalui layanan konseling kelompok sebagai langkah awal dilakukannya penelitian, terhadap peserta didik yang mengalami pemahaman tentang self- management dalam belajar yang cenderung kurang baik disekolah.

KEKURANGAN

Bagaimana kekurangan teknik role reversal pada penelitian ini ? Seperti yang diketahui bahwasanya teknik role reversal biasanya digunakan ketika percaya bahwa perilaku konseli adalah kebalikan dari perasaan tertentu yang mendasarinya, memunculkan perasaan yang bermasalah. Jadi cukup sulit untuk memilih peserta didik mana yang mampu menerapkan teknik tersebut, sehingga hanya melibatkan beberapa peserta didik tertentu dan tidak dipilih secara random.

KELEBIHAN

Bagaimana dengan kelebihan teknik role reversal pada penelitian ini? Penerapan teknik role reversal ini tergolong efektif digunakan pada peserta didik untuk meningkatkan pemahaman tentang self-management dalam belajar siswa karena memilih sampel secara purposive sampling (teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu), jadi memiliki fokus secara kushus terhadap perserta didik yang tergabung dalam kelompok penelitian, sehingga teknik ini berfungsi secara maksimal.

KESIMPULAN

Menurut hasil penelitian dan analisis maka dapat disimpulkan bahwa  “Konseling Kelompok Gestalt Dengan Teknik Role Reversal dapat meningkatkan pemahaman tentang self- management peserta didik kelas VIII SMP Nasional Palangkaraya”. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedelapan peserta didik pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan pemahaman tentang self-management sebelum dan sesudah diberikan intervensi. (AZ)

DAFTAR PUSTAKA

Depie, Fatchurahman. M(2017). Konseling Kelompok Gestalt Dengan Teknik Role Reversal Untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Self-Management Dalam Belajar Peserta Didik Kelas VIII di SMP. Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Jurnal Bimbingan Konseling Volume 3 Nomor 1 April 2017.halaman 18-25. https://journal.umpr.ac.id/index.php/suluh/article/view/537

Bagikan ke

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *