Bimbingan Kelompok dengan Teknik Sosiodrama meningkatkan Regulasi Emosi pada Siswa SMA di kota Bengkulu

Diterbitkan pada jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling di Bengkulu (Universitas Bengkulu) pada volume 1 nomor 1 2017 pada halaman 43-51, penulisnya yakni Aisyah Lubis, Yessy Elita, dan Vira Afriyanti dengan Email aisyahlubis16@gmail.com, yessyelita@unib.ac.id, vira_afriyanti@unib.ac.id. Dalam perkembangan manusia akan melewati masa remaja, masa remaja yang menjadi peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa. Siswa yang sedang menjalani masa remaja pada fenomena sekarang ini, remaja sering kali dihadapkan dengan berbagai masalah yang bermacam-macam yang menyangkut aspek emosi. Hal ini terjadi karena ketidak mampuan siswa dalam menjalankan perubahan pada masa remaja. Salah satu yang menjadi tekanan emosi regulasi emosi pada diri remaja. regulasi emosi adalah strategi yang dilakukan secara sadar ataupun tidak sadar untuk mempertahankan, memperkuat atau mengurangi satu atau lebih aspek dari respon emosi yaitu pengalaman emosi dan perilaku. Seseorang yang memiliki regulasi emosi dapat mempertahankan atau meningkatkan emosi yang dirasakan baik positif maupun negatif.

Peneliti melakukan pendekatan Pre Exsperimental Design dengan berfokus menggunakan the one group pretest-posttest design yaitu terdapat pretest sebelum diberikan perlakuan dan posttest setelah diberikan perlakuan agar hasil perlakuan dapat diketahui dengan lebih akurat, dengan begitu peneliti dapat membandingkan dengan keadaan sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Penelitian ini dilakukan dengan dua kali pengukuran pada 10 siswa kelas X dengan kriteria memiliki regulasi emosi rendah dalam interaksi dengan teman sebaya. Pengukuran pertama dilakukan sebelum teknik sosiodrama dengan hasil pertama siswa dengan kategori memiliki regulasi emosi rendah sebanyak 2 orang dengan persentase 20% dan interval 51-66. Regulasi emosi dengan kategori sedang sebanyak 8 orang siswa dengan persentase 80% dan interval 67-75. Pengukuran kedua setelah penerapan teknik sosiodrama dilakukan kepada subjek penelitian dengan hasil Peningkatan yang terjadi yaitu 5 siswa menjadi berada pada kategori tinggi yaitu memperoleh persentase sebesar 50 % dengan interval 76-83 dan 4 siswa pada kategori sangat tinggi yaitu memperoleh persentase sebesar 40 % dengan interval ≥ 84 dan 1 siswa pada kategori sedang yaitu mengalami peningkatan skor dengan persentase 10%.

Bagaimana dengan kekurangan Teknik Sosiodrama? Seperti diketahui bahwasanya dalam penerapan teknik Sosiodrama Kadang-kadang siswa kelas X berkeberatan untuk melakukan peranan yang diberikan karena alasan psikologis seperti rasa malu karena masih belum mengenal lingkungannya yang baru atau peran yang diberikan kurang cocok dengan minatnya sebagaimana diketahui bahwa remaja akan sulit jika diberi yang tidak sesuai dengan minatnya. Dalam penerapan teknik Sosiodrama akan menyita waktu atau jam pelajaran jika siswa yang telah diberikan pemahaman baik secara individu maupun kelompok tetapi siswa masih kurang serius dan bercanda akan memperlambat proses teknik Sosiodrama yang akan dilakukan bersama teman sebayanya. Teknik ini juga memerlukan persiapan yang teliti dan matang agar siswa yang menjadi subjek penelitian paham mengenai tujuan dan maksud dari konselor memberikan teknik Sosiodrama untuk meningkatkan regulasi emosi pada diri siswa. Apabila seorang konselor belum memahami dan menguasai tujuan interaksi teknik Sosiodrama dalam penerapan ketika pembelajaran akan berakibat gagal dalam teknik Sosiodrama ini. Bila ketika pelaksanaan dramatisasi belum sempurna atau gagal maka siswa yang menjadi subjek penelitian akan kebingungan dan tidak bisa mengambil kesimpulan dari pelaksanaan dramatisasi yang telah diberikan.

Bagaimana dengan kelebihanTeknik Sosioadrama? Teknik sosiodrama menggunakan metode pembelajaran bermain peran untuk memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan fenomena sosial, permasalahan yang menyangkut hubungan antara manusia seperti masalah kenakalan remaja, narkoba, gambaran keluarga yang otoriter, dan lain sebagainya. Melalui teknik sosiodrama, sebagai strategi pemecahan masalah yang dialami oleh siswa dapat meningkatkan regulasi emosi karena siswa akan diarahkan untuk mengembangkan sikap kritis terhadap tingkah laku atau perbuatan yang harus diambil/ jangan diambil dalam situasi tertentu menyangkut regulasi emosi. Selain itu siswa juga diarahkan mengembangkan sikap empati dalam dirinya yaitu dimana siswa akan memahami pikiran, perasaan, dan maksud orang lain serta pengertian sosial yakni mengetahui bagaimana dunia sosial. untuk mendramatisasikan sesuatu serta melatih keberanian, menyusun buah pikiran secara teratur,  siswa juga dapat menghayati suatu peristiwa sehingga mudah mengambil kesimpulan.

Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah 1.kemampuan regulasi emosi interaksi antar siswa dan teman sebaya sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok teknik Sosiodrama, terdapat 2 siswa kategori rendah dan 8 siswa kategori sedang sebesar 69.8. maka dikatakan kemampuan regulasi emosi antar siswa dan teman sebaya di kategorikan rendah.

2.kemampuan regulasi emosi antar siswa dan teman sebaya setelah diberikan layanan bimbingan teknis Sosiodrama yang awalnya rendah menjadi tinggi,dan sangat tinggi dengan rata rata sebesar 84. Peningkatan sebelum dan sesudah diberikan Layanan diperoleh rata rata sebesar 14,2.

3.ada pengaruh dari perlakuan (treatment) menggunakan layanan bimbingan kelompok Teknik Sosiodrama untuk meningkatkan kemampuan regulasi antar siswa dan teman sebaya. Hal tersebut dibuktikan dari hasil analisis H0 ditolak dan Ha diterima. Berarti terdapat peningkatan kemampuan regulasi emosi regulasi antar siswa dan teman sebaya setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik Sosiodrama. (AM)

DAFTAR PUSTAKA

Aisyah Lubis, Yessy Elita, dan Vira Afriyanti. (2017). Bimbingan Kelompok     dengan Teknik Sosiodrama meningkatkan Regulasi Emosi pada Siswa         SMA di kota Bengkulu. Jurnal Bimbingan dan Konseling Universitas     Bengkulu, 1(1), 43-51.

{ https://ejournal.unib.ac.id/index.php/j_consilia/article/download/3982/2216 }

Bagikan ke

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *