
Diterbitkan oleh jurnal Pendidikan dan Konseling Volume 5 Nomor 1 Tahun 2023 Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Penulis Hulvi Husnia, Masril, Silvianetri Program Pascasarjana Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.
Penelitian ini bermula dari kenyataan bahwa terdapat siswa MAS TI Canung yang memiliki harga diri rendah. Konselor sekolah merupakan salah satu pihak yang ingin membantu siswa membangun harga dirinya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat self-esteem mahasiswa MAS TI Canung dan mengetahui efektifitas konseling kelompok dengan pendekatan Adlerian terhadap peningkatan self-esteem mahasiswa MAS TI Canung. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dalam bentuk one-group pre-test-post-test design. Sampel penelitian terdiri dari tujuh siswa kelas X MAS TI Cdungung yang memiliki harga diri rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala harga diri. Ini berarti harga diri dapat ditingkatkan melalui kegiatan kelompok di luar rumah sakit yang terdiri dari 6-12 orang yang memiliki masalah harga diri yang sama. Setiap individu dikelompokkan menurut proses tertentu untuk mencapai suatu tujuan.
Dapat disimpulkan bahwa kegiatan konseling kelompok adalah kegiatan yang dilakukan oleh seorang profesional (konselor) untuk membantu klien mengatasi berbagai permasalahannya, mendapatkan kembali kesadaran dan miskonsepsi, serta mengembalikan tujuan yang salah dalam dirinya. Pendekatan yang berbeda dapat digunakan dalam layanan konseling kelompok untuk meningkatkan harga diri, mis. B. Konseling Adlerian, Konseling Realitas, Terapi Perilaku Kognitif (Novirson, 2019;
Nuraini, 2017; Pratiwi, 2017). Dalam penelitian ini, penulis bertujuan untuk menggunakan konseling kelompok dengan pendekatan Adlerian untuk mengatasi beberapa permasalahan siswa. Menurut Adiputra (2015, p. 118), dewan Adlerian selaras dengan kepentingan sosial individu. Dalam perspektif ini, pentingnya harga diri dapat ditingkatkan dengan kegiatan ekstrakurikuler kelompok yang terdiri dari 6 sampai 12 orang yang memiliki masalah yang sama, yaitu yang berkaitan dengan harga diri.
Menurut saya dari penelitian tersebut tidak ada kekurangan, dilihat dari poin pembahasan hasil penelitian yang berisikan bahwa pendekatan adlerian ini sangat efektif dan cocok digunakan untuk meningkatkan harga diri siswa di di Mas Ti Candung. Yang dimana tujuan utama dari konseling kelompok Adlerian ini yaitu mengembangkan rasa diterima, rasa dianggap berarti oleh masyarakat/ kelompok sosial dan memiliki tujuan yang terarah yang nantinya bisa mengubah gaya hidup yang selama ini kurang tepat sehingga menimbulkan harga diri rendah.
Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa penyuluhan oleh kelompok Adlerian efektif meningkatkan self esteem remaja panti asuhan, dengan persentase nilai sebelum mendapat bimbingan kelompok dengan pendekatan Adlerian sebesar 57,13% dan setelah mendapat bimbingan dari Kelompok pendekatan Adler sebesar 57,13%. Persentase nilai adalah 42,87%, begitu juga dengan perlakuan 8 kali lipat. Selain itu pada penelitian ini gap antara hasil sebelum dan sesudah dilakukan pengujian tidak cukup besar, pengujian hipotesis adanya peningkatan harga diri pada remaja di panti asuhan. Mengklarifikasi bahwa sangat penting untuk mengimplementasikan Adlerian Group Council secara lokal.
Temuan ini akan sangat membantu konselor dalam membimbing siswa dengan masalah harga diri rendah agar siswa perempuan tidak lagi merasakan berbagai dampak negatif dari harga diri rendah.
Kesimpulan bahwa pelaksanaan konseling kelompok pendekatan Adlerian efektif dalam meningkatkan harga diri mahasiswi MAS TI Canung. Bahkan, dalam penelitian ini penerapan pendekatan Adlerian melalui konseling kelompok dapat digunakan Konselor sekolah sebagai salah satu teknik untuk menaikkan harga bagi siswa perempuan. Citra diri pertama siswa masuk dalam kategori rendah setelah diolah menjadi kategori sedang. Konsekuensi untuk siswa perempuan berdasarkan penelitian ini, tujuannya adalah untuk mengenali efek dari harga diri rendah dan memberdayakan siswa untuk melakukannya. Mengatasi berbagai masalah harga diri. Untuk guru mata pelajaran diharapkan penelitian ini dapat membantu siswa untuk meningkatkan harga diri mereka, misalnya dengan mengajukan pertanyaan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan kelompok di kelas. (DTR)
DAFTAR PUSTAKA
Husnia, H., Masril, M., & Silvianetri, S. (2023). Efektivitas Konseling Kelompok Pendekatan Adlerian Untuk Meningkatkan Harga Diri Siswi di Mas Ti Candung. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(1), 1786-1798. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/view/11209/8627
