Tulungagung (26 Juni 2025) – Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sukses melaksanakan asesmen lapangan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada 24–26 Juni 2025. Dua asesor BAN-PT, yakni Prof. Dr. Hj. Casmini, S.Ag., M.Si. dan Prof. Dr. Muhammad Nur Wangid, M.Si., hadir secara langsung untuk melakukan penilaian menyeluruh terhadap mutu institusi dan program studi.
Kegiatan asesmen ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan fakultas, di antaranya:
- Prof. Dr. Abad Badruzaman, Lc., M.Ag. (Wakil Rektor I)
- Prof. H. Dr. Syamsun Ni’am, M.Ag. (Wakil Rektor III)
- Prof. Dr. H. Akhmad Rizqon Khamami, Lc., M.A. (Dekan FUAD)
- Prof. Dr. Agus Zaenul Fitri, M.Pd. (Ketua LPM)
- Prof. Dr. Ngainun Naim, M.H.I. (Ketua LP2M)
- Dr. H. Ahmad Yunus, M.Pd.I. (Ketua SPI)
- Dr. Zuhri, S.Ag., M.Si. (Mudir Ma’had), serta seluruh pimpinan lembaga dan fakultas.

Asesmen ini bertujuan untuk menilai capaian mutu Prodi BKI berdasarkan sembilan kriteria akreditasi BAN-PT. Dalam sesi penutup, asesor menyampaikan apresiasi atas capaian signifikan Prodi BKI dalam berbagai aspek, disertai dengan rekomendasi strategis untuk penguatan mutu berkelanjutan.
Apresiasi terhadap VMTS, Tata Kelola, dan Kemahasiswaan
Pada Kriteria 1, asesor mengapresiasi keberhasilan Prodi BKI dalam merumuskan visi, misi, tujuan, dan strategi (VMTS) secara sistematis dan partisipatif. Keterlibatan pemangku kepentingan serta integrasi VMTS dalam dokumen perencanaan dan evaluasi menunjukkan praktik tata kelola yang unggul. Rekomendasi diberikan agar nilai-nilai VMTS lebih diinternalisasikan melalui kurikulum, kegiatan mahasiswa, dan etos kerja dosen.
Dalam hal tata pamong dan kerja sama, Prodi BKI dinilai telah melampaui standar SN-DIKTI. Struktur organisasi yang kredibel, akuntabel, dan transparan menjadi kekuatan utama. Disarankan untuk menata kerja sama secara lebih strategis, melibatkan mitra yang relevan, serta memperkuat sistem monitoring dan evaluasi kerja sama.
Aspek kemahasiswaan juga mendapat apresiasi tinggi. Daya saing pendaftar dengan rasio 1:8,54, layanan kemahasiswaan yang inklusif, dan platform konseling digital menjadi keunggulan tersendiri. Rekomendasinya meliputi peningkatan promosi digital, penambahan mahasiswa asing, dan penguatan evaluasi layanan berbasis teknologi.
Daya Dukung SDM dan Sarpras yang Solid
Aspek Sumber Daya Manusia (SDM) dinilai sangat baik. Dengan 17 dosen tetap (52,9% bergelar doktor), serta rekognisi nasional–internasional, Prodi BKI menunjukkan daya dukung akademik yang solid. Rekomendasi mencakup peningkatan dosen bergelar profesor, publikasi bereputasi internasional, serta jejaring riset global.
Pada sarana dan prasarana, Prodi BKI memperoleh apresiasi atas ketersediaan fasilitas yang mendukung proses akademik. Dianjurkan untuk melakukan perbaikan fasilitas pembelajaran dan menjajaki pendanaan alternatif melalui hibah dan kerja sama eksternal.
Penguatan Kurikulum, Penelitian, dan PkM Berbasis Roadmap
Prodi BKI dinilai konsisten dalam menjamin mutu kurikulum melalui review berkala dan integrasi capaian pembelajaran (CPL) dengan profil lulusan. Rekomendasi diarahkan pada audit internal tematik dan peningkatan integrasi pembelajaran dengan pengabdian masyarakat.
Pada aspek penelitian, roadmap tematik yang terstruktur mendapat apresiasi. Namun, disarankan untuk memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam penelitian DTPS melalui skema hibah kolaboratif.
Untuk Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Prodi BKI menunjukkan capaian kesesuaian yang tinggi terhadap roadmap. Kritik konstruktif disampaikan terkait rendahnya partisipasi mahasiswa (hanya 7,8%), yang perlu ditingkatkan melalui strategi integratif dengan perkuliahan berbasis proyek dan insentif akademik.
Mutu Lulusan dan Luaran Akademik Meningkat
Dengan rerata IPK lulusan 3,54 dan tingkat kelulusan tepat waktu 79%, Prodi BKI menunjukkan performa akademik yang prima. Tracer study dan pelibatan mahasiswa dalam publikasi serta HKI menjadi indikator kematangan akademik.
Saran strategis meliputi peningkatan lulusan di sektor internasional, penguatan publikasi mahasiswa, serta diversifikasi data tracer study agar evaluasi lebih analitis dan proyektif terhadap arah pengembangan prodi.
Penutup
Asesmen lapangan ini menjadi bagian penting dari upaya berkelanjutan Prodi BKI dalam menjaga dan meningkatkan mutu tridharma perguruan tinggi. Diharapkan, seluruh apresiasi dan rekomendasi yang diberikan dapat menjadi bahan refleksi sekaligus langkah nyata dalam meneguhkan posisi Prodi BKI sebagai pelopor konseling sosial keagamaan di Indonesia.
Pewarta: Wikan Galuh Widyarto, M.Pd – Task Force Prodi BKI UIN SATU Tulungagung
UINSATUTulungagung #ProdiBKI #FUADUINSATU #AkreditasiProdi #AsesmenLapangan #BANPT #KampusBermutu #KampusIslami #TridharmaPerguruanTinggi #BKIBerprestasi #KonselingSosialKeagamaan #PenelitianMahasiswa #PengabdianMasyarakat #BKIKampusUmmat #BimbinganKonselingIslam
