Upaya Meningkatkan Nilai-Nilai Karakter Peserta Didik Melalui Penerapan Metode Role Playing

Artikel yang berjudul “ Upaya Meningkatkan Nilai-Nilai Karakter Peserta Didik Melalui Penerapan Metode Role Playing “ ini, di tulis oleh Kiromim Baroroh dan diterbitkan oleh Jurnal Ekonomi & Pendidikan, pada Volume 8 Nomor 2, November 2011 (149-163) (Kiromim Baroroh, 2011).

          Seperti yang sudah saya pahami setelah membaca artikel ini bahwa, artikel ini bertujuan untuk mengetahui implementasi role playing untuk meningkatkan nilai-nilai karakter mahasiswa pada mata kuliah ekonomi kerakyatan.

          Metode Penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan ini dilaksanakan pada semester genap tahun 2010/2011 untuk matakuliah Ekonomi Kerakyatan pada mahasiswa Pendidikan Akuntansi kelas swadaya.

          Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan nilai-nilai karakter mahasiswa yang dapat dilihat dari indikator disiplin, kerja keras, kreatif, dan kemampuan komunikasi mahasiswa. Kenaikan terbesar terjadi pada nilai kreatif (19,6%), pada kemampuan komunikasi terjadi peningkatan sebesar 18,9%. Pada indikator disiplin terjadi kenaikan sebesar 10,9%. Indikator kerja keras masih berada di urutan paling bawah dalam peningkatan masing-masing indikator karakter yang hanya menunjukkan kenaikan 7,4%       

Indikator kerja keras masih berada di urutan paling bawah dalam peningkatan masing-masing indikator karakter yang hanya menunjukkan kenaikan 7,4%. Dengan demikian masih perlu perbaikan. Mahasiswa masih perlu penetapan atau perencanaan yang matang, sehingga ketika melaksanakan perannya mereka telah siap. Selain itu kecerdikan dan kecerdasan untuk mengelola kelompok untuk bermain peran sesuai karakter pemain perlu ditingkatkan. Beberapa mahasiswa terlihat masih memiliki etos kerja yang yang rendah, yang hanya bergantung pada sutradara atau pemimpin kelompok.

          Artikel ini kurang memberikan bukti empiris yang kuat tentang keberhasilan penerapan metode role playing dalam meningkatkan nilai-nilai karakter. Meskipun penjelasan teoritis mungkin ada, penelitian empiris yang mendukung klaim ini sangat penting untuk memvalidasi efektivitas metode dan menghindari kesimpulan yang prematur.

          Selain itu, artikel ini tidak memberikan batasan dan penjelasan yang cukup mengenai konteks dan ruang lingkup di mana penerapan metode role playing diusulkan. Metode ini mungkin tidak efektif atau relevan dalam semua konteks pendidikan, dan artikel tersebut mungkin tidak mempertimbangkan faktor-faktor tersebut.

          Penggunaan bahasa yang mudah di pahami menjadi point lebih pada artikel ini, karenaa dengan penggunaan bahasa yang benar dan mudah di pahami maka pembaca atau reviewer sangat mudah memahami maksut yang ingin di sampaikan penulis, selain itu memahami hasil penelitian juga sangat mudah karena kelengkapan data yang ditampilkan penulis.

          Melalui penerapan metode role playing, artikel ini mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Mereka dapat terlibat dalam peran-peran yang berbeda dan belajar melalui pengalaman langsung, sehingga memungkinkan mereka untuk mengembangkan nilai-nilai karakter seperti empati, kerjasama, dan kepemimpinan.

          Artikel ini memberikan contoh konkret atau panduan praktis tentang bagaimana mengimplementasikan metode role playing dalam konteks pendidikan. Hal ini dapat membantu guru atau pendidik dalam menerapkan strategi ini secara efektif di dalam kelas.

          Secara keseluruhan, penggunaan metode role playing dapat meningkatkan nilai-nilai karakter mahasiswa. Terjadi peningkatan yang signifikan pada beberapa indikator karakter. Terutama, terdapat peningkatan sebesar 19,6% dalam nilai kreatif, peningkatan sebesar 18,9% dalam kemampuan komunikasi, dan peningkatan sebesar 10,9% dalam indikator disiplin. Namun, indikator kerja keras menunjukkan peningkatan yang lebih rendah, yaitu sebesar 7,4%.

          Pendidik dapat mendapatkan manfaat dari penerapan metode role playing di dalam kelas, terutama pada mata kuliah atau pembelajaran yang melibatkan studi kasus. Metode ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran pada berbagai tingkat pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga tinggi. Penting untuk memilih materi yang sesuai dengan waktu yang tersedia agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. (ZF)

DAFTAR PUSTAKA

Kiromim Baroroh. (2011). Upaya Meningkatkan Nilai-Nilai Karakter Peserta Didik Melalui Penerapan Metode Role Playing. Jurnal Ekonomi Dan Pendidikan, 8(2), 149–163.

Bagikan ke

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *